A blog a day keeps the loneliness away

May 28, 2008

Watashi wa L desu!!!

Filed under: Me and my life

Hey, you know what? Gua baru ajah ikut kuis ‘Karakter Deth Note mana yang kepribadiannya mirip denganmu?’ (atau kira2 itulah terjemahannya dalam bahasa Indonesia) dan tebak, gua ‘positif’ dinyatakan sebagai L, detektif terhebat dunia (dengan alias lainnya: Hideki Ryuga, Ryuuzaki, Danuve, Erald Coil. Nama aslinya L Lowliet). It suits me, L= Ligan.YAY! It’s true!! So, this is the description,


You are L/Ryuuzaki.
You are an enigma to everyone around you.
You are a genius. Even when you appear to be stuck in a rut, you’re constantly thinking about your options, and their possible outcomes.
You are quiet. You prefer to sit and observe than to engage in conversation, but this doesn’t stop you from acting on what you think will get the best results, and you will stop at nothing when you want those results.
You can be very blunt with people when they make mistakes, and this makes you seem arrogant to others. You have trouble expressing positive feelings that you have towards people unless you completely trust them. (For example, L wouldn’t even look light in the eye while he was explaining to him that he was his first friend.)
Despite how secluded from them you may seem, you have a knack with reading people. You can appear to be paranoid, but that’s only because you can tell when people are probably lying. You may have been wronged by something or someone in the past.
You have experienced things that some people would never dream of, but at the same time, you haven’t allowed yourself to experience things that people consider a normal part of life. This makes you seem like you’re lacking in the social life department.
You are childish in that you hate failing, but you are mature enough to admit that you have things (such as the childishness) wrong with you.
You’re kind of a physical mess, but somehow, you still retain a dignified air around you.
You open up when you become comfortable around people, and you are perfectly fine with cracking a few jokes, whether anyone gets them or not.
Also, you are a very picky eater.
You are what you eat, and all you eat is sweets, therefore, you are sweet. :3

Try the quiz yourself. Ada di links list blog ini.

May 16, 2008

A copy paste

Filed under: Uncategorized

Tulisan ini gua liat di kaos seorang lelaki pas acara Sakura Blossom:A Japan Festival di CiWalk Bandung.

 

There is a tree. That give generously to others.

I asked it if it ever felt discontent-ment.

It replied it would be happy even as a stump. 

 

May 9, 2008

When will it become true?

Filed under: Me and my life

I was wrong. Again.
I thought afternoon of yesterday would be the best part of my day.
I saw her face. The way she walks.
The way she talks.
The way she laughs.
I was just thinking to only say hi and smile when I’d be pretendingly passed her by.
Funnily, I made up the plan on my head by details.
I was on duty that time.
But even when my duty wasn’t finished yet, she’s already gone.
Not with her two FAITHFUL friends.
Was it possible that someone pick her up?
Ah…

April 25, 2008

Summary of Bleach Manga(for you who haven’t read it yet)

Ichigo Kurosaki has always been able to see ghosts, but this ability doesn’t change his life nearly as much as his close encounter with Rukia Kuchiki, a Soul Reaper and member of the mysterious Soul Society. While fighting a Hollow, an evil spirit that preys on humans who display psychic energy, Rukia attempts to lend Ichigo some of her powers so that he can save his family; but much to her surprise, Ichigo absorbs every last drop of her energy. Now a full-fledged Soul Reaper himself, Ichigo quickly learns that the world he inhabits is one full of dangerous spirits and, along with Rukia–who is slowly regaining her powers–it’s Ichigo’s job to protect the innocent from Hollows and help the spirits themselves find peace.

April 22, 2008

Dear Edogawa-kun

Once a briliant high school detective trapped in a body of 7 years old child. Your body may have shrunk, but your ego, brain and personality stays the same as they’ve always been. A little sarcastic, a kind of person who likes to put the weights of the world on your shoulders.
Eventhough people call you as "little Grim Reaper" (because murders always happen when you’re around emoticon ), but you are very resourceful, intelligent and a little goofy. That’s why we love you.
 
 Definitely not the one to be underestimated….even if you’re only 3 feet tall.

The Vampire of Duesseldorf

Filed under: Historical infos

Di tahun 1930, kota Duesseldorf, Jerman menjadi sangat terkenal karena kehadiran seorang serial killer yang benar-benar hidup dan merajalela disana. Pembunuh itu bernama Peter Kurten, dan ia dikenal dengan julukan The Vampire of Duesseldorf. Kurten lahir 26 Mei 1883, dan ia adalah salah satu pembunuh serial terkejam yang pernah ada dalam sejarah manusia, karena ia telah mulai membunuh saat usianya 5 tahun. Ketika itu, korban pertamanya adalah teman bermainnya sendiri. Sepanjang hidupnya, ia membunuh lebih dari 14 orang dan melukai belasan lainnya. Alasannya untuk membunuh adalah tidak lain untuk memperoleh kepuasan seksual. Kurten tidak peduli dan tidak pandang bulu dalam membunuh korbannya, laki-laki, perempuan, orang dewasa, anak-anak, kaya atau miskin, dan semua status lainnya, tidak berarti untuknya.

Tidak seperti serial killer lainnya, modus operandi Kurten berbeda-beda dalam tiap pembunuhan, sehingga menyulitkan polisi dalam pengejarannya. Tetapi dari salah satu korbannya yang berhasil lolos, diperoleh deskripsi Kurten yang sangat membantu polisi. Kurten dibesarkan dalam dinamika rumah tangga yang carut-marut, karena ayahnya seorang pemabuk dan gemar mengunakan kekerasan. Psikiater yang mewawancarai Kurten menyimpulkan bahwa pengalaman masa kecil Kurten adalah salah satu sebab terbesar berubahnya Kurten menjadi pembunuh sadis. Yang lebih mengerikan lagi, ia tidak menyesal atas tindakan-tindakannya. Ia bahkan mengakui bahwa mengingat kembali detil-detil pembunuhan yang pernah dia lakukan adalah hal yang ia nikmati. Peter Kurten diksekusi mati pada usia 48 tahun dengan guillotine, dan kematiannya meninggalkan kenangan akan salah satu kasus yang paling menggemparkan dalam sejarah manusia, sekaligus peringatan dini bagi para orang tua dan orang dewasa bahwa cara membesarkan anak-anak dan generasi muda berpengaruh pada apa yang akan mereka lakukan saat mereka tumbuh dewasa.

 ingin tahu lebih banyak tentang Peter Kurten?klik http://en.wikipedia.org/wiki/Peter_K%C3%BCrten

 Kalau tentang kota Duesseldorf sendiri, klik http://en.wikipedia.org/wiki/D%C3%BCsseldorf

Cinta dan Sang Waktu

Filed under: Stories

   Tersebutlah sebuah pulau yang indah yang dihuni oleh lima orang sahabat karib yang hidup berbahagia. Kelima sahabat tersebut adalah Cinta, Kebahagiaan, Kesedihan, Kekayaan dan Kecantikan. Suatu hari, tiba-tiba badai besar datang menyapu pulau tersebut. Kelima orang sahabat yang panik menaiki perahu masing-masing untuk mencari selamat.

   Terkecuali Cinta, dia tidak memiliki perahu. “Aduh bagaimana ini? Aku tidak mau sendiri”. Cinta lalu melihat sahabatnya Kesedihan lalu meminta tolong, “tolong aku temanku”.

Tetapi sahabatnya itu terlalu sedih untuk menolongnya. “Maaf Cinta, hiks…hiks…”.

“Sedih apa kenyang?” Cinta membatin. Lalu Cinta melihat Kebahagiaan.

“Tol..” Tapi Kebahagiaan merasa terlalu bahagia karena merasa aman, dan dengan bahagianya terus berlalu. Cinta lalu melihat Kecantikan.
“Oh maaf Cinta, aku tidak mau perahuku yang cantik menjadi kotor”. “Ngomong juga belum”. Cinta kembali membatin. Cinta kembali berharap pada sahabatnya yang terakhir, Kekayaan.
“Kekayaan, tolong aku”. Namun,

“maaf Cinta, kamu terlihat tidak cukup kaya untuk ikut dalam perahuku”.

   Cinta sedih sekali. Sementara ombak semakin tinggi, dan semua sahabatnya sudah pergi. Cinta merasa begitu kecewa. Tiba-tiba sebuah perahu mendekat. Dengan seorang kakek di dalamnya.

“Hah, perahu siapa ini?”

“Mari Cinta, kubawa kau ke tempat yang aman”.

 

“Mengapa kau baik padaku? Sahabatku saja tidak ada yang mau menolongku”.

Sang kakek hanya tersenyum, disertai pandangan yang tak mampu Cinta artikan. Cinta pun lalu menaiki perahu sang kakek dan pergi dari pulau itu. Setelah bersusah payah, mereka sampai di pulau terdekat. Sang kakek kemudian pergi setelah menurunkan Cinta. “Terima kasih, Kek!” Cinta melambai-lambaikan tangannya gembira. Sang kakek lagi-lagi hanya tersenyum sembari berlalu. Cinta baru menyadari sesuatu.

“Siapa gerangan kakek itu? Dia tiba-tiba muncul menolongku”. Seorang penduduk lokal lalu menjelaskan, “beliau adalah Sang Waktu. Dia yang akan selalu menjaga dan menyelamatkanmu, wahai Cinta. Saat yang lain pergi meninggalkanmu dan tidak peduli padamu, dia akan senantiasa merawat dan menyembuhkan lukamu selalu”.

April 19, 2008

Words can’t tell

Filed under: Me and my life

I got remembered. Again

The first I saw and knew her, although it wasn’t love at first sight.

We went to the same college. Her position is someone I fully respect.

She was somebody else’s girlfriend(maybe). She’s so high. Like Cleopatra, Joan Of Arc, Kaguya-hime, Freya, or Aphrodite.

But since that day I saw her, I knew. She’s got something that words in any language can’t even tell.

Hello World!

Filed under: Uncategorized

This is first time I get blogging.

Jadi maaf jika kurang berkenan. But I promise I will try to increase my blogging ability every single time.

 

Regards. 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M